PERGANTIAN NOMOR TELP SEKOLAH
dibaca : 1396 kali
Pengumuman 1
dibaca : 1409 kali


"BERSAMA MEMBANGUN KARAKTER"
dibaca : 575 kali

               

Pengunjung Online: 1
Total pengunjung : 69008



MEMOTIVASI ANAK BERANI BANGKIT DARI KEGAGALAN
Artikel ini Sudah Dibaca : 500 kali

Kegagalan adalah bagian yang tidak terelakkan dan sangat penting dalam hidup kita. Kegagalan dapat membangkitkan motivasi untuk mengatasi hambatan-hambatan dan penyebabnya. Sebagai orang tua, sebaiknya kita menunjukkan kepada anak dimana kesalahan mereka sehingga mereka dapat memperbaiki masalah itu di masa depan. Beri pemahaman bahwa kegagalan sebagai konsekuensi akibat usaha yang mereka lakukan belum maksimal dan doronglah agar anak belajar dari kesalahannya.

Kegagalan mengajarkan ketrampilan hidup yang penting kepada anak seperti komitmen, kesabaran, kegigihan, membuat keputusan dan menyelesaikan masalah. Kegagalan juga mengajari anak untuk rendah hati dan menghargai peluang-peluang yang mereka dapatkan.

Takut gagal membuat sebagian anak menjadi takut sebelum mencoba, tidak berani mengambil resiko, tidak mengerahkan upaya terbaiknya dan akhirnya anak tak pernah meraih sukses secara utuh. Rasa takut gagal bisa muncul sebagai akibat budaya masa kini yang menganggap gagal sebagai tidak berdaya.

Agar anak berani mencoba, orang tua harus memberikan definisi yang positif tentang kegagalan. Rumuskan kegagalan dalam cara yang mendorong anak untuk menghargai ketimbang takut terhadap kegagalan.

Beberapa contohnya :

Anak akan dikatakan gagal jika mencari jalan pintas atau cara mudah.

Anak akan dikatakan gagal jika mereka mengikuti definisi sukses dari budaya popular. Misalnya mengejar popularitas secara berlebihan.

Anak akan dikatakan gagal jika tidak mengerahkan upaya maksimal, membuat keputusan yang buruk dan tidak berusaha mencapai prestasi terbaik mereka.

Anak akan dikatakan gagal jika memperlakukan orang lain secara buruk, tidak membalas kebaikan atau memberikan sesuatu atau sumbangsih sebagai ucapan terima kasih kepada keluarga, masyarakat dan dunia secara keseluruhan. Jika anak hanya mementingkan diri sendiri tidak memperhatikan dan tidak meghargai dunia tempat mereka hidup, mereka akan dikatakan gagal.

Ditekankan bahwa yang dimaksud gagal adalah menjalani hidup yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dipegang. Anak dikatakan gagal jika mencontek, berbohong atau tidak bertanggung jawab atas perbuatan mereka.

Dengan menjelaskan definisi gagal seperti ini, kita bisa membebaskan anak dari rasa takut gagal dan ingin mencoba kembali. Juga membuat anak tidak meraih sukses dengan jalan pintas.

Doronglah anak untuk menjelajah, mengambil resiko dan mengejar impian-impian mereka dengan penuh semangat. Usahakan agar mereka menggunakan seluruh multi kecerdasan dalam dirinya. Dengan begitu anak-anak akan tahu di dalam hati bahwa kegagalan itu bukan sesuatu yang buruk, yang membuat mereka terkesan negatif. Bahwa kendatipun mereka pernah gagal, jika mereka mau berusaha secara positif, mereka akhirnya akan sukses.

Tim makalah kelas 3